MEDIAEMPATLAWANG— Berdasarkan data yang tercatat di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Empat Lawang, Setidaknya ada Lima kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak. kata Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Hairum. Kepada wartawan Media Empat Lawang
“Sejak Bulan Januari hingga memasuki pekan Kedua pada bulan Februari 2023 Ada Lima kasus,” ujarnya
Niswa melanjutkan, sebagai salah satu upaya untuk pencegahan terjadi kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan. Maka haruslah dilakukan edukasi kemasyarakat. Maka dari itu pihaknya (DP3A) Memberikan sosialisasi ke pada masyarakat.
“Kita akan memberikan edukasi serta sosialisasi kemasyarakat. Untuk mencegah terjadinya kasus-kasus serupa kedepannya,” tuturnya
Related Posts
Lebih lanjut Ia mengajak. Selain pihaknya harus ada juga keterlibatan kuat dari stakeholder masyarakat. Sebagai salah satu upaya kongkrit untuk mencegah tindak kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan. Dalam hal ini orang tua dan pemuka agama, namun bukan berarti pihaknya lempar tanggungjawab. Akan tetapi dari situ akan menghasilkan dampak yang lebih signifikan.
“Kita berupaya maksimal memberikan edukasi dan pemahaman kemasyarakat. Tetapi harus diperkuat pula dengan elemen lain yang ada dimasyarakat, Agar nantinya usaha itu akan maksimal,” terang Niswa (07/Red)
Teks Foto: Ilustrasi korban kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan. Foto Net