Category: Empat Lawang

  • Dua Proyek Strategis Daerah Fokus Jaringan Air Bersih Dan Jalan Lingkar, Telan Dana 20 Milyar

    Dua Proyek Strategis Daerah Fokus Jaringan Air Bersih Dan Jalan Lingkar, Telan Dana 20 Milyar

    MEDIAEMPATLAWANG— Tahun 2026 Pemkab Empat Lawang fokus strategis untuk Jaringan Air Bersih dan penyelesaian Jalan Lingkar di wilayah Tebing Tinggi.
    Untuk Dua proyek tersebut mampu telan anggaran sekira Rp  20 Milyar. 5 Milyar untuk jaringan air bersih dan 15 Milyar untuk penyelesaian jalan lingkar (Samping Rumah Dinas Sekda,red). Untuk anggaran tersebut bersumber dari dana DAK.
    “Tahun ini fokus kita (Pemda,red) Dua proyek tadi. Dengan harapan bisa terselesaikan di tahun ini juga,” kata Plt Kepala Dinas PUPR.Yulius Sugiantara
     Kepada wartawan Media Empat Lawang.
    Lebih jauh Yulius menyampaikan, untuk Dua proyek itu sendiri saat ini sudah selesai di lelang. Artinya pemenang lelang sudah ada. Tinggal langsung lanjut oengerjaan Fisik,
    “Lelang sudah selesai, artinya bisa gerak cepat,  alias  langsung kerja,”ujarnya singkat (Bento/red)

     

    Keterangan Foto: Ilustrasi Lelang melalui LPSE Empat Lawang. Net

  • Seleksi Bujang Gadis Empat Lawang, Dinilai Tidak Transparan Alias Amburadul

    Seleksi Bujang Gadis Empat Lawang, Dinilai Tidak Transparan Alias Amburadul

    MEDIAEMPATLAWANG— Kegiatan pemilihan Bujang Gadis Empat Lawang, Yang dilaksanakan oleh  Dinas Pariwisata Empat Lawang. Menuai kontroversial. Pasalnya seleksi BG4L tersebut yang berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati di nilai tidak Transparan.
    Salah satu orang tua Peserta BG4L. TS, menuturkan sistem rekrutmen atau seleksi bujang gadis empat lawang. Itu aturannya tidak baku kemudian sistem yang dipakai untuk seleksipun tidak jelas, dalam artian tidak Pair alias Sportiv. Padahal kegiatan tersebut tujuannya bagus. Selain untuk menggali bakat bakat generasi muda juga bertujuan untuk kegiatan promosi terkait keberadaan Kabupaten Empat Lawang dalam segala hal. Khususnya dalam bidang pariwisata. Namun sayang seleksi yang dilakukan terkesan tidak jelas dan ada indikasi suka dan tidak suka dari panitia penyelenggara atau seleksi. Kenapa saya katakan demikian, pasalnya sistem yang diambil untuk lolos seleksi itu menggunakan suara vote terbanyak. Dengan cara membeli voucher, sehingga suara terbanyaklah yang semestinya menjadi nominasi. Selain itu juga tidak ada pengumuman dan pemberitahuan kapan jadwal vote itu ditutup sebelum pengumuman. Sehingga menimbulkan kesan ada indikasi akal-akalannya yang dilakukan oleh panitia penyelenggara atau seleksi.
    “Sistem seleksi yang dipakai bisa dikatakan tidak Pair, bahkan malam seleksi di Pendopoan rumah dinas Bupati sempat terjadi kericuhan bahkan terjadi pelemparan kearah panitia seleksi, dikarenakan ada peserta vote yang terbanyak alias nomor Satu ternyata yang diambil yang suara vote nomor Dua. Setelah terjadi keributan akhirnya Kedua-keduanya diambil dan lolos dalam seleksi. Itukan menggambarkan sistem penilaian tidak baku alias bisa berubah-berubah,”jelasnya
    “Sayang anggaran negara mungkin puluhan bahkan bisa saja Ratusan Juta, dana yang digelontorkan untuk kegiatan ini(BG4L) Akhirnya muncul kesan tidak baik. Padahal tujuan kegiatan bagus,” ucapnya.
    TS, melanjutkan peserta dan orang tua Peserta kalau memang seleksinya jelas dan transparan, kalaupun tidak lolos tidak akan menjadi masalah. Karena sebagian besar orang tua dan peserta menyadari bahwa itu adalah ajang belajar. Kasarnya kalaupun menang dan terpilih tidak ada juga privilega yang didapat. Artinya kegiatan itu murni menggali bakat serta mengajar bujang gadis (Anak-anak generasi muda,red) untuk belajar mengambangkan bakat dan berani tampil di depan umum.
    “Seharusnya ada pemberitahuan bahwa seleksi yang meloloskan peserta melalui vote tersebut. Disampaikan bahwa vote ditutup Satu jam atau berapa jam sebelum pengumuman. Sehingga jelas. Kemudian kalau memang suara terbanyak diambil ya, silahkan saja diambil artinya jelas,”cetusnya
    “Jika sistem yang dipakai seperti ini. Sama saja mau merusak psikologi anak. Artinya kegiatan ini harus jelas dan dikaji ulang terkait rahapan serta sistem seleksinya biar jelas dan terbuka,” ungkap TS.
    Menanggapi hal itu Kepala Bidang Ekonomi Kreatif yang menjadi gawang penyelenggaraan kegiatan Pemilihan Bujang Gadis Empat Lawang, Rudi. Ketika dikonfirmasi via ponsel 08138023 XXXX. Berkelit dan membantah hal tersebut. Dikatakannya secara singkat kalau pemilihan atau seleksi tersebut sudah sesuai aturan.
    “Seleksi itu sudah sesuai aturan, dan ada panitia serta juri seleksinya, terkait terjadi keributan malam seleksi di Pendopoan Bupati itu sudah selesai dan anaknya sudah masuk dalam seleksi,” ujarnya singkat
    Untuk hal-hal berkenaan dengan sistem Vote dirinya kurang Paham karena ada orangnya yang melaksanakan itu.
    “Saya kurang faham terkait sistem Vote. Silahkan hubungi Fajar, saja. Maaf. Saya lagi ada kerjaan mau mendaftarkan anak saya masuk SMA,”ujarnya
    Perlu kami sampaikan. Ironisnya ketika dikonfirmasi terkait berita tersebut. Kondisi masih dalam jam dinas. Alias belum dan tidak ada libur. Sehari sebelum Lebaran Idul Adha. (Bento/red)
  • Samsat Empat Lawang Bersama Jasaharja Mulai Laksanakan Giat Siguntang Menyapa

    Samsat Empat Lawang Bersama Jasaharja Mulai Laksanakan Giat Siguntang Menyapa

    MEDIAEMPATLAWANG— Salah satu upaya untuk melakukan penginputan data pajak kendaraan bermotor. Samsat bersama. Jasaharja mulai gerak cepat menerapkan program Siguntang Menyapa, Selasa (05/05/2026).
    Kegiatan Siguntang Menyapa itu sendiri. Adalah lokasi keramaian. Seperti pasar. Pemkab. Sekolah dan RSUD. Kegiatan tersebut dijadwalkan setiap Hari Selasa.
    Untuk hari ini (Selasa,red) Titik lokasinya di RSUD Empat lawang dan SMA N 3 Empat Lawang.
    Dalam rangka kegiatan Gerakan Siguntang Menyapa kami dari Samsat Empat Lawang melakukan Pendataan terhadap Wajib Pajak di RSUD Empat lawang dan SMA N 3 Tebing Tinggi  yang menunggak Pajak dengan menginput Data Pajak di Aplikasi SIGUNTANG.
    ‘Kegiatan ini bertujuan melakukan pendataan wajib pajak terhadap kendaraan yang ada di Kabupaten Empat Lawang. Baik itu Kendaraan Roda Dua maupun Roda Empat,’jelas Katab Samsat Empat Lawang, Hariyadi dan team Siguntang Menyapa.
    Yang jelas lanjut Hariyadi. Melalui pendataan Siguntang Menyapa. Maka selain memastikan data Ril kendaraan R2 dan R4. Maka bisa dikatakan harapan kedepannya tingkap partisipasi pembayaran pajak kendaraan di kantor Samsat Empat Lawang. Akan mengalami kenaikan dari tahun tahun sebelumnya.    (Bento/red)
  • Siapa Yang Salah??? Proyek Milyaran Rupiah,  Bangunan Pasar Modern Pulo Emas. Hancur Dimakan “Hantu”

    Siapa Yang Salah??? Proyek Milyaran Rupiah, Bangunan Pasar Modern Pulo Emas. Hancur Dimakan “Hantu”

    MEDIAEMPATLAWANG— Proyek pembangunan pasar modern  yang berlokasi di pasar Pulau Emas, Tebing Tinggi. Kabupaten Empat Lawang. yang menghabiskan dana Milyaran Rupiah. Hancur dan terbengkalai dimakan waktu.
    Berdasarkan pantauan dilapangan oleh Wartawan Media Empat Lawang, nampak jelas. Kondisi bangunan sudah benar benar nyaris hancur. Terlihat sebagian besar kondisi bangunan sudah rusak mulai dari atap pasar hingga kondisi dalam lapak pasar, ironisnya banyak terdapat sampah didalamnya.
    Entah apa penyebab sehingga bangunan pasar modern tersebut pasca dibangun kurang lebih sekitaran tahun 2015/2016. Kalau tidak salah ingat,  itu tak diberdayakan. Padahal dana yang digelontorkan mencapai milyaran rupiah. Kemudian dengan adanya bangunan pasar modern tersebut. Secara umum memberikan dan menjadikan kondisi pasar nampak asri. Elegan dan modern. Dibanding dengan kondisi pasar Pulo emas saat ini. Kondisi lapak dan lingkungan pasar terkesan tidak teratur dan ironisnya nampak kumuh. Padahal kondisi pasar tepat berada di Ibu Kota Kabupaten.
    Menanggapi hal itu pihak Media Empat Lawang mencoba mengkonfirmasi ke pihak terkait yakni Dinas Perdagangan Empat Lawang. Melalui bidang Perdagangan dan Perindustrian. Ade Candra. Menurutnya kondisi pasar pasca di bangun. Seringkali mengalami kebanjiran jika kondisi mengalami air pasang. Selain itu juga banyak pedagang mengeluhkan kondisi pasar yang jauh kedalam sehingga pembeli kebanyakan susah mengaksesnya.
    “Duku pasca di bangun sering banjir ketika debit sungai Musi naik. Air masuk dari belakangan bangunan,”jelasnya singkat
    Sekedar informasi. Berjalan waktu setelah adanya tanggul yang dibuat pasca adanya normalisasi sungai Musi. Kondisi air tidak masuk lagi. Namu itulah tadi sebagian besar pedagang berkeberatan untuk melakukan aktifitas dilokasi bangunan pasar modern tersebut.(Bento/red)

     

    Keterangan Foto: Kondisi Terkini. Proyek Milyaran Rupiah Hancur Dimakan “Hantu” . Dok MEL

  • Pemilik Berada Dikebun, Rumah Warga Desa Lingge Di Lalap Si jago Merah

    Pemilik Berada Dikebun, Rumah Warga Desa Lingge Di Lalap Si jago Merah

    MEDIAEMPATLAWANG— SI jago Merah Ngamuk. Lahap rumah warga Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat.
    Belum diketahui pasti berapa rumah yang terkena musibah kebakaran. Namun sejauh ini informasi yang didapat oleh Wartawan Media Empat Lawang. Tidak ada korban jiwa.
    Berdasarkan keterangan singkat dari Plt. Kadis Damkar. Supriadi. Membenarkan adanya kebakaran di desa Lingge. Pihaknya sedang ada dilokasi langsung. Untuk berapa rumah yang terkena musibah pihaknya belum bisa memberikan keterangan karena masih. Sibuk memadamkan api dengan dibantu oleh warga. Agar tidak api tidak meluas. Sehingga korban materil yang terkena musibah kebakaran tidak banyak.
    “Ya. Mas. Memang ada kebakaran. Ini posisi kami sedang dilokasi. Untuk informasi lanjutan nanti kami kabarkan lagi,”jawabnya.
    Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun dilapangan. Rumah yang terkena musibah kebakaran sedang berada di kebun. (Bento/red)
  • Amsiong!!Rencana Launching Samsat Corner, Bertepatan HUT Empat Lawang Gagal Total

    Amsiong!!Rencana Launching Samsat Corner, Bertepatan HUT Empat Lawang Gagal Total

    MEDIAEMPATLAWANG— Sebelumnya Pihak Samsat Empat Lawang merencanakan. Terbentuknya Samsat Corner di wilayah kecamatan Pendopo Induk. Hal itu untuk memudahkan Wajib Pajak (WP) diseputaran kecamatan tersebut lebih cepat dan mudah.
    Berdasarkan Konfirmasi sebelumnya dari pihak Samsat rencananya Lounching Samsat corner tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten pat Lawang yang Ke 19. Namun ternyata.hak tersebut gagal tercapai.
    Berdasarkan hasil konfirmasi Wartawan Media Empat Lawang. Tidak ada penjelasan pasti apa yang menjadi penyebab gagalnya rencana tersebut.
    Saat dikonfirmasi wartawan Media Empat Lawang via telpon dan via  WhatsApp langsung ke Kepala Cabang Samsat Empat Lawang Rudi Arman setelah beberapa hari baru dijawab, ke nomor 0853 68XX XXXX. Ssetelah baru beberapa hari baru dijawab. Dalam jawaban tersebut tidak dijelaskan secara Eksplisit apa penyebab rencana tersebut gagal dilaksanakan.
    “Masih nunggu kabar dari Bank Sumsel,” itu jawaban via WhatsApp dari Rudi Arman ke pihak Media Empat Lawang. (Bento/Red)
  • Kepala BPN Lantik dan Ambil Sumpah Puluhan Petugas Ajudikasi PTSL

    Kepala BPN Lantik dan Ambil Sumpah Puluhan Petugas Ajudikasi PTSL

     

    MEDIAEMPATLAWANG— Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Empat Lawang. Sugiarto Tampubolon ambil sumpah Dan Lantik Puluhan petugas panitia Ajudikasi dan Satuan Tugas Pendaftaran Tanah Sistematis dan Lengkap (PTSL) tahun anggaran 2026.
    Sugiarto meneruskan, dengan selesainya dilantik serta diambil sumpah ini. Seluruh petugas segera melaksanakan kerja langsung ke masyarakat. Dengan begitu target pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal atau target yang sudah ditentukan.
    “Pada bulan November dan Desember keberadaan Program PTSL. Sudah diserahkan di lakukan Pengarsipan,” ujar Sugiarto Tampubolon
    Dan perlu diketahui juga, tercapainya program PTSL ini. Haruslah dibarengi dengan dukungan kuat Kepala Desa dan masyarakat,  Untuk secara bersama-sama. Untuk membantu serta mendukung terlaksananya kegiatan PTSL di tahun 2026. Dan yang kalah penting adalah setiap ada masalah dilapangan maka langsung dirapatkan dengan tim untuk memecahkan permasalahannya. Dalam hal bentuk dokumen, Sehingga apa yang menjadi permasalahan bisa terselesaikan..
    Perlu kami tegaskan juga dalam program PTSL,  Biaya yang ditanggung oleh negara. Adalah Biaya penerbitan HGB ,HM atau lainnya. Itu artinya untuk kelengkapan berkas daripada lahan yang akan di masukan dalam program PTSL haruslah diurus oleh masyarakat.
    “Seluruh satgas akan segera laksanakan sosialisasi langsung ke masyarakat. Dalam hal ini desa atau kelurahan yang masuk dalam program PTSL. Untuk mempermudah lajunya pengerjaan program ini,” ucapnya kepada Media Empat Lawang.(Bento/red)
  • Agen Elpiji Pastikan Pasokan Gas “Melon” Aman, Untuk Harga Sesuai HET.  Warga  Dihimbau Beli Di Pangkalan

    Agen Elpiji Pastikan Pasokan Gas “Melon” Aman, Untuk Harga Sesuai HET. Warga Dihimbau Beli Di Pangkalan

    MEDIAEMPATLAWANG— Salah satu Agen Elpiji di Kabupaten Empat Lawang, menuturkan bahwasanya harga pasokan gas Elpiji Ukuran 3 Kg. Aman dan terkendali.  Kemudian untuk harga jual di setiap pangkalan resmi tetap mengacu kepada Harga Eceran Tertinggi (HET).
    “Pasokan gas  Elpiji  3 Kg di Empat Lawang aman dan terkendali. Untuk harga beli di pangkalan wajib sesuai ketentuan HET,” jelas Saipul Zahri ketika dikonfirmasi oleh wartawan Media Empat Lawang.
    Dilanjutkannya. Terkait beredarnya harga beli tabung gas Elpiji Ukuran 3 Kg sampai menembus angka 50 ribu rupiah 60 ribu rupiah. Itu mustahil terjadi.
    Perlu kami sampaikan juga,  setiap bulan secara rutin pihaknya selalu melakukan monitoring dan pengawasan setiap Pangkalan yang ada di bawah Agen PT. Musi Raya Bungsu Mandiri. Dalam rangka untuk memastikan harga jual sesuai HET atau tidak serta untuk menghindari terjadinya penimbunan.
    Nah. Kami tambahkan juga. Bahwasanya disetiap pangkalan itu harganya tetap sesuai HET. Contoh untuk di wilayah Tebing Tinggi harga pertabung itu Rp 22. 500 pertabung. Untuk wilayah Muara Pinang itu harga jual dipangkalan Rp 23.500.
    “Kami tegaskan harga jual di pangkalan tidak boleh melebihi dari harga HET. Serta bisa dipastikan tidak ada pangkalan yang melakukan penimbunan gas Elpiji,” tegas Saipul Zahri.
    Lebih lanjut Saipul Zahri menuturkan. Bahwasanya masyarakat hendaknya membeli gas Elpiji Ukuran 3 KG. Itu di pangkalan resmi.
    “Kita himbau agar masyarakat beli Gas Elpiji langsung ke Pangkalan,”jelas Komisaris. PT. Musi Raya Bungsu Mandiri kepada Media Empat Lawang.
    Jadi kami tegaskan sekali lagi. Setiap bulannya ada pengawasan ke setiap Pangkalan Elpiji terutama dibawah Bendera PT. Musi Raya Bungsu Mandiri. (Bento/red)
  • Pembangunan Rumah Dinas Kajari Empat Lawang, Dari Awal Disinyalir Langgar Aturan Pembangunan

    Pembangunan Rumah Dinas Kajari Empat Lawang, Dari Awal Disinyalir Langgar Aturan Pembangunan

    MEDIAEMPATLAWANG—  Pembangunan rumah dinas Kajari Empat Lawang dari awal disinyalir sudah langgar aturan pembangunan.
    Pasalnya berdasarkan aturan pembangunan atau Undang Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan peraturan pemerintah Nomor 35 Tahun 2006 tentang Jalan. Pelanggaran terhadap GSB dan batas jalan dapat mengakibatkan sanksi administratif, berupa peringatan, penghentian kegiatan, hingga perintah pembongkaran bangunan.
    • Bangunan lama yang tidak memiliki GSB sesuai ketentuan juga berpotensi disesuaikan kembali sebelum mendapatkan izin.
    Sebelum mendirikan rumah atau bangunan, wajib memeriksa Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) setempat (Dinas PU atau Dinas Perizinan Pemda) untuk mengetahui jarak GSB yang berlaku di lokasi tersebut.
    Untuk informasi pembangunan Rumah Dinas Kajari dibangun dari dana Hibah Pemerintah sebesar 1 Milyar, yang dikerjakan oleh CV Dhafir Putra Mandiri.
    Selain itu berdasarkan pengamatan langsung dilapangan, pembangunan. Rumah dinas Kajari sudah melebihi batas waktu pengerjaan alias sudah melewati tahun anggaran pengerjaan.
    Menanggapi hal itu pihak Dinas PU PR. Melalui Kepala Bidang CK. Herry Widayanto. Ketika dikonfirmasi melalui via Ponsel. Menuturkan terkait aturan apakah kondisi bangunan itu sudah melanggar batas jalan nasional dan sebagainya pihaknya sama sekali tidak tahu. Sebab begitu masuk menggantikan pejabat yang lama. Pengerjaan Fisik rumah dinas tersebut tinggal masuk tahap pelelangan.
    “Kami hanya meneruskan saja. Ketika masuk kondisi pembangunan itu tinggal masuk lelang,”jelas singkat
    Kemudian terkait keterlambatan waktu pengerjaan yang sudah melebihi kalender kerja. Maka pihak kontraktor dikenakan addendum denda pengerjaan dari sisa kontrak pengerjaan sebesar Sepuluh Ribu Per kubik setiap harinya. Untuk pengambilan denda itu iy sendiri nantinya langsung di potong ketika mereka sudah menyelesaikan pekerjaan artinya saat pencairan dana pekerjaannya.
    “Denda dari keterlambatan kerja dari kontraktor langsung kita potong pada saat mereka mencairkan hasil kerjanya,”tuturnya.
    Sesuai aturan semestinya jarak pembangunan rumah dinas Kejari itu karena posisi pas berada didekat jalan nasional. Adalah 25 meter . Faktanya hanya beberapa meter saja dari bibir jalan.
    “Semestinya pihak terkait Kejaksaan dan PU mustahil tidak faham aturan pendirian bangunan kantor atau rumah dinas. Dua instansi itu wajib tahu dan tidak boleh melanggar aturan atau undang undang,” cetus ketua DPC  Kimprojamin Empat Lawang Ujang Abdullah.
    “Kalau pemerintah dan pihak kejaksaan yang Notabenenya saja faham hukum bisa dikatakan melakukan pelanggaran. Bagaimana mau mengajarkan rakyat untuk taat hukum ,” pungkasnya. (Bento/Red)
  • Menu MBG Di Kabupaten Empat Lawang Jadi Sorotan. Terkesan Jauh Dari Bergizi

    Menu MBG Di Kabupaten Empat Lawang Jadi Sorotan. Terkesan Jauh Dari Bergizi

    MEDIAEMPATLAWANG— Menu Makan Begizi Gratis (MBG) di Kabupaten Empat Lawang , Akhir akhir ini jadi sorotan tajam sebagian besar wali murid dan masyarakat umum.

    Hal itu bukan tidak berdasar. Pasalnya jika dilihat secara nyata kondisi makanan yang diberikan dengan siswa disinyalir jauh dari makanan bergizi. Dan yang paling penting berdasarkan temuan Wartawan Media Empat Lawang. Jika berbicara anggaran setiap porsi makanan yang diberikan kepada siswa tidak melebihi harga Rp 8000. Sementara untuk anggaran disetiap porsi MBG itu diangka Rp  15000. Hal itu diperkuat dengan menu standar yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat.

    Maka dari itu pihak pihak terkait dalam pengawasan MBG ini harus bertindak cepat dan tegas. Terutama untuk Satgas MBG Kabupaten.
    Untuk menjaga mutu makanan yang disebut makanan Bergizi, juga jadi sorotan tajam dan ditegaskan Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini bahwasanya menu Makan Bergizi Gratis (MBG) saat Ramadan di berbagai daerah, yang dinilai tak memenuhi asupan gizi. Yahya meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera turun ke lapangan dan memastikan kualitas MBG selama Ramadan.
    Mulanya, Yahya menjelaskan anggaran makanan untuk MBG memang bukan Rp 15 ribu. Namun sebesar Rp 10 ribu per porsi.

    “Sesuai peruntukannya, anggaran makanan untuk MBG adalah Rp 10 ribu. Kalau 15 ribu, itu rinciannya Rp 2.000 untuk insentif yayasan, Rp 3.000 untuk operasional, Rp 10 ribu untuk makan MBG,” kata Yahya kepada wartawan. Dibeberapa portal online mainstream Nasional.

    Dia mengatakan yang menjadi sorotan masyarakat ialah menu selama Ramadan ditaksir harganya kurang dari Rp 10 ribu, tetapi hanya Rp 8.000. Sebab, masyarakat dapat dengan mudah menghitung perkiraan harga paket.
    Yang terdiri atas roti kering, kurma, telur, susu dan pisang/buah. Masyarakat sudah bisa menghitung harga MBG selama bulan Ramadan,” ujarnya. (Bento/Net)