MEDIEMPATLAWANG— Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh wartawan Media Empat Lawang. Dilapangan dan beredarnya video saat penggerebekan diduga rombongan pelaku pemuja Sabu. disalah satu kampung didesa Tanjung Tawang, Kecamatan Muara Pinang.
Tamoak dalam video yang beredar penggerebekan di pimpin langsung oleh Wakapolres Empat Lawang. Beserta seluruh anghota opsnal Polres.
Dari penggerebekan tersebut puluhan pelaku serta diduga sebagai barang bukti yabg digunakan pelaku. Bwrhasil diamankan pihak kepolisian.
Sampai berita ini diterbitkan. Pihak terkait dalam hal ini pihak Polres Empat Lawang. Terutama Satresnarkoba, Belum bisa menberikan keterangan.
Salah satu masyarakat empat lawang. Sebut saja Ibrahim ( bukan nama sebenarnya,red) apresiasi usaha penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba. Namun yang kebih penting lagi diharapka. Polisi dapat mengungkap dan menangkap para bandar-bandar barang haram tersebut. Diwilayah empat lawang ini. Sehingga mata rantai peredaran narkoba benar-benar bisa di berantas.
“Bravo untuk Polisi empat lawang. Tetapi yang harua di gasak bener-bener itu oemasok barang haramnya alias Bandarnya. Supaya benar-benar habis perwdarannya. Serta dihukum seberat-beratnya. Sehingga bisa menimbulkan efek jera,”jelasnya
“Kalau yang ditangkap ikan kecil alias emperannya saja. Apa lagi cuma terindikasi pemakai, itu sama saja bohong,” (Benq/Red)
MEDIAEMPATLAWANG— 40 Peserta yang merupakan pelaku Ekraf di Tiga Kecamatan Ikuti Bimtek yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Empat Lawang.a Acara dilaksanakan pada Tanggal 24 Mei 2024.
Menurut Kadiapar Empat Lawang.Mgs Ahmad Nawawi didampingi oleh Kabid Ekonomi Kreatif Rumiyadi. Pihaknya berharap adanya pelatihan atau bimtek ini. Bertujuan untuk memberikan ilmu kepada masyarakat pelaku ekonomi kreati. Sesuai dengan tajuk kegiatan adalah pelatihan fasilitasi proses kreasi, produksi, distribusi konsumsi dan konservasi ekonomi kreatif.
“Kita berharap melalui momentum ini pelaku Ekraf di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati mamin berkembang dan bertumbuh dengan baik,” jelasnya
Disampaikannya. Bahwasanya para oelaku Ekraf yang hadir sendirj adalah orang-orang yang sudah berkecimpung dibidangnya masing mulai dari. Seyogyanya orang-orang ini merupakan ujung tombak peningkatan UMKM. Ada yang bergerak dibidang Kuliner, Kriya, Salon, Fotografer dan lainnya.
“Kami berharaf pelatihan ini mampu meningkatan kapasitas SDM pelaku Ekraf dikabupaten empat lawang. Dan bisa menjadi acuan untuk pelaku Ekraf yang lainnya,”harapnya.
Yang pastinya ada ilmu baru dan strategi baru yang bisa didapa oleh peserta pelatihan ini. Sehingga kedepannya mampu menelorkan para oelaku Ekraf yabg ha dal dan mampu memberikan produk-produk yang handal sehingga muaranya akan memberikan peningkatan ekonomi bagi masyarakat.
“Kita yakin dari adanya pelatihan yang diaelenggarakan ini peserta banyak mendapatkan ilmu dan tehnik tertakit bagaimana cara pengembangan untuk bidang Ekraf itu sendiri,” tutup Babe sapaan akrab Kabid Ekonomi Kreatid. (Benq/red).
MEDIAEMPATLAWANG— Gaswat. Gegera Kepesertaan masyarakat pengguna Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau biasa dikenal dengan sebutan BPJS untuk kabupaten Empat Lawang diputus alias di Non Aktifkan.
Hal itu terlihat dari beredarnya surat langsung kepada PJ. Bupati Empat Lawang. Dalam postingan Sosial Media beredar surat dari langsung dari Kantor Cabang BPJS Lubuk Linggau. Terkait pemutusan rencana kerja PBPU/BP Lemda Empat Lawang tahun 2024. Dengan Nomor surat 1901/III—02/1024.
Kalau merujuk isi dari dalam surat tersebut dituliskan bahwasanya Pemerintah Empat Lawang. Belum menyelesaikan kewajiban atau biasa dikenal masyarakat umum dengan tunggakan. Dari selama Tiga Tahun terakhir
1: Iuran Tahun 2022 Rp. 5.452.897.430
2: Iuran Tahun 2023 Rp. 19.603.010.000
3: Iuran tahun 2024 Rp. 13.429.017.000
Atas dasar belum dibayar atau dilunaskan kewajiban tersebut. Maka seluruh pengguna BPJS/JKN dalam hal peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja yang didaftarkan Pemerintah Empat Lawang. Di Nonaktifkan.
Salah seorang peserta masyarakat pengguna JKN atau biasa dikenal BOJS oleh masyarakat. Mael(48) menuturkan. Kalau memang di non aktifkan kepesertaan kami itu jadi seandainya kalau kami sakit dan berobat bagaimana. Sementara kami hanya mengandalkan program JKN tersebut. Kasarnya bisa saja kami tidak akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal dan sesuai standar pelayanan
Kesehatan yang semestinya.
“Yak. Man la diputuskan jeme bos BPJS ru. Kami rakyat miskin ni kalu bidapan nak beubat lokamane. (Kalau kami rakyat miskin mu berobat bagaiman,red).” keluhnya
Dilanjutkannya pemerintah dalam hal ini Pemkab Empat Lawang. Dikemanakan uang untuk menbayar kwajiban iuran BPJS tersebut.
“yak di nunggak sampai be milyar-milyar tu. Lokamane sen ne dikemanekan.(uangnya dikemanakan oleh pemerintah,red) ucap Mael dengan logat has dusun.
Sementara sampai berita ini di terbitkan. Pihak-pihak terkait dalam hal ini. Pj.Bupati Empat Lawang dan Dinas Kepala Dinas Kesehatan Empat Lawang belum bisa dikonfirmasi. (Benq/Red)
Keterangan Foto: Tampil: Terlihat dengan kostum yang berkarisma. Anak-anak siswa yang tergabung dalam Patroli Keamanan Sekolah(PKS) Besutan Satlantas Polres Empat Lawang, sedang menampilkan peragaan dalam acara peringatan Sumpah Pemuda. Foto Ist
MEDIAEMPATLAWANG— Anak-anak aiawa yang tergabung dalam Patroli Keamanan Sekolah (PKS) Besutan Satlantas Polres Empat Lawang terima penghargaan dari Ditalntas Polda Sumsel. Sekaligus daribKapolrea Empat Lawang, Dalam rangkaian acara peringatan Hari Sumpah Pemuda. Senin (28/10/2024).
Para siswa yang tergabung dalam PKS sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan langsung dari Lantas Pokres Empat Lawang selama 40 Hari.
Alahasil, ditingkat provins PKS utusan Empat Lawang mampu meraih Juara Terfavorit se-Polres Sumatera Selatan.
Seperti diketahui selain mendapatkan penghargaan dari Ditlantas Polda Sumsel. Mereka juga unjuk kebolehan dalam acara peringatan sumpah Pemuda yang berlangsung dihalaman Kator Bupati Empat Lawang.
Dalam atraksi yang ditampilkan tersebut setidak ada Lima peragaan yang ditampilkan. Mulai dari PBB, 12 gerakan lalu lintas, Simulasi TPTKP, Simulasi dalam rangka sumpah pemuda dan menampilkan Kesenian atau ciri khas tarian daerah empat lawang.
Menurut Kasatlantas Polres Empat Lawang AKP. Ahmad Yani.SH didampingi Kanitlaka Lantas Empat Lawang. Bripka Azhari Triyandi.SH. Anak-anak PKS tersebut berjumlah 25 orang. Yang terdiri dari siswa siswi SMAN 1 dan SMAN 2.
“Alhamdulillah hasil dari gemblengan kami selama 40 hari. Adik-adik bisa memberikan yang terbaik untuk kontingen Polres Empat Lawang dengan meraih juara Terfavorit dsri utusan 17 polres Kabupaten kota,” ucapnya.
Pihaknya berharap melalui monentum ini bisa juga memberikan edukasi buat masyarakat empat lawang dalam hal ini para oengendara dan oengguna lalu lintas, agar bisa memahami dan mementingkan keselamatan dalam berkendara. Dan yang terpenting lebih memahami dan mengedepankan kelengkapan surat-surat kendaraan dalam berkendara.
“Sekali lagi kami ucapkan selamat kepada adik-adik PKS atas penghargaannya,” tegas Ahmad Yani (Benq/Red)
MEDIAEMPATLAWANG— Diduga selewengkan Dana Desa (DD)Pj Kades Seguring dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Empat Lawang, oleh pihak yang mengatasnamakan Front Masyarakat. Dengan nomor laporan Nomor 001/front-msrkt/EL-SGB-TT/X/2024. Rabu(16/10/2024).
Menurut Rian. Apa yang di kerjakan oleh Pj Kades sudah keliwat batas. Pasalnya diduga kuat dalam penerapan Dana Desa (DD) banyak tidak sesuai bahkan bisa dikatakan nyaris tidak ada penerapannya sama sekali. Tentunya hal itu sangat merugikan kami masyarakat desa Seguring secara umum.
“Ya. hari ini kita masukan laporan atas dugaan penyelewengan atau penyalahgunaan Dana Desa yang dilakukan oleh Kades, di Kejaksaan Negeri Empat Lawang,” terangnya.
Lebih lanjut Rian menuturkan, dengan adanya laporan yang sudah pihaknya masukan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang. Besar harapan laporan itu dapat diproses sesuai dengan harapan kami rakyat desa Seguring.
“Saya berharap Kejari secepatnya dapat memproses Laporan kami masyarakat. Sehingga bisa jelas terbukti dikemanakan penyaluran Dana Desa. Seperti halnya yang sudah kami lampirkan dalam Laporan secara eksplisit,” tegasnya.
Hal senada disampaikan oleh salah seorang tokoh masyarakat dan Perangkat desa Desa Seguring. Sarifudin. Kami berharap pihak terkait bisa memproses laporan kami. Sebaik-baiknya dan secepatnya. Pasalnya dana desa tersebut adalah uang rakyat yang harus digunakan untuk keperluan masyarakat banyak. Bukan untuk memperkaya diri, orang tertentu, golongan bahkan Kades
“Semoga saja pihak penegak hukum segera memproses laporan kami sebagai masyarakat, seterang-terangnya dan sejelas-jelasnya. Karena ini demi kepentingan orang banyak,” ungkapnya
Rian menjelaskan didalam berkkas laporan pengaduan tersebut juga terlampir.
Terpisah Ketua BPD Desa Seguring, Andre ketika dikonfirmasi terkait penerapan Dana Desa. Dirinya menerangkan bahwasanya kalau untuk penerapan dan dikemanakan dana desa oleh Kepala Desa (Kades), dirinya tidak tahu menahu. Tetapi kalau bicara Musyawarah Desa (Musdes) memang ada beberapa kali kami diundang.
“Kalau bicara masalah penerapan dana desa. Untuk bangun apa. Buat apa saya sama sekali tidak tahu,” ujarnya
Ditambahkannya apalagi untuk Satu tahun terakhir dirinya mengatakan sama sekali tidak tahu apa-apa, terkait penerapan DD. Dikarenakan dirinya sakit dan dalam masa pengobatan sampai Delapan bulan lebih.
Sampai berita ini diterbitkan. Pj Kades yang dilaporkan belum bisa dikonfirmasi lebih lanjut. (Benq/Red)
Keterangan foto: Suami Korban diduga jadi korban pengeroyokan. Saat memperlihatkan surat STPL. Atas laporan istrinya. Yang melaporkan kedua pelaku pengeroyokan. Foto MEL
MEDIAEMPATLAWANG— Ibu Rumah Tangga (IRT).Korban Despike(30) Warga Kelurahan Kelumpang Jaya RT 02./RW 03. Diduga jadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh ibu dan anak laki-lakinya.Jum’at (25/10/2024). Kejadian diperkirakan sekira pukul 14:30 WIB.
Akibat aksi pengeroyokan itu dirinya mengalami biru lebam dibagian pipi kiri, perih di pipi kanan. Dan rasa sakit dibagian perut. Diduga kuat akibat diterjang oleh anak pelaku.
Despike menuturkan sepertu yang disampaikan dalam proses laporannya. Dirinya saat itu baru pulang dari kebun. Baru saja selesai meletakan alar dari kebun. Kemudia ada teriakan dari diduga pelaku Wena (35), lalu dirinya langsung keluar tepatnya diteras rumahnya. Disitu terjadilah cekcok mukut. Seketika pelaku langsung menjabak rambutnya. Dan menendang bagian perutnya. Akhirnya terjadi pergulatan di teras rumah korban. Seketika saja datang juga anak pelaku Yogi ikut membantu ibunya (Pelaku,red) dengan cara menerjang bagian mukat tepatnya pipinya.
“Aku tu dikeroyok oleh pelaku Duo beranak itu pak. Aku dak senang dengan kejadian itu. Aku mintak pak polisi sesegera mungkin menindak atas ulah dari pelaku itu pak,”ucapnya.
Dilanjutkannyam Dari situ dirinya ditemani suami dan keluarga serta salah satu saksi yang menyaksikan dan melerai aksi pengeroyokan tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Empat Lawang dalam hal ini ke bagian SPKT. Nomo STTLP/B/231/X/SPKT/POLRES EMPAT LAWANG/POLDA SUMSEL.
Berdasarkan hasil pantauan dilapangan korban langsung melapor Ke bagia. reskrim dan SPKT dan sudah diambil keterangan serta sudah melakukan visum ke RSUD Empat Lawang. Atas apa yang dialami korban.
Sementara itu menurut keterangan saksi yang melihat langsung kejadian. Da(28). Menuturkan sepengetahuannya, Korban baru saja pulang dari kebun. Kemudian datang diduga pelaku yakni satu perempuan dan satublaki-laki(Yang notabenenya adalah anak dan ibu,red). Jum’at(25/10/2024).
Kronologis singkat saat korban baru pulang dari kebun dan ingin meletakan alat dari kebun berupa keranjang. Kemudian datanglah pelaku Wenda(35) Memanggil korban. Seketika korban langsung keluar. Begitu terlihat korban pelaku langsung menjambak, nampar dan nerjang, kemudian saat keributan terjadi anak pelaku yang laki-laki langsung menerjang korban. Saksi Da adalah notabenenya tetangga korban.
Pelaku itu pertamo Wenda. Langsung dijambak dan posisi kejadian dirumah norban (Diteras rumah Korban,red) anak laki-laki pelaku adalah Yogi. Yang menghajar korban.
“Bedasarkan saksi pelaku Yogi sempat mengambil batu untuk memukul korban, beruntung cepat dilerai tetangga (Saksi),”kata Wenda
Waktu kejadian itu pelaku ngandoni (Mendatangi korban dirumahnya,red) sehingga terjadilah tindak penganiayaan terhadap korban
“Pelaku dua beranak sengaja mendatangi pelaku dan langsung menghajar korban hingga menderita luka memar bagian wajah, diduga akibat diterajang oleh anak pelaku. Kemudian mengalami luka memar akibat ditampar pelaku (Wenda,35,red)
Dina menambahkan bahwa dirinya bisa mengetahui ada keributan langsung turun dan berusaha melerai.
“Aku nginake rabanan itu la ganau. Laju aku nyape e(Aku lihat mereka sudah ribut, reflek aku langsung turun dan langsung melerai mereka,red),”jelas Dina.
Suami dari korban Efrizal alias Gijul, berharap laporan atas perlakuan istrinya yang sudah dianiaya oleh pelaku, diharafkan agar proses hukum terhadap Dua orang pelaku yang diduga kuat sudah menganiaya istrinya.
“Saya mohon kepada Pak Polisi agar segera memprosea laporan istri saya, agar hukum tegak setegak-tegaknya, sehingga pelaku mendapatkan ganjaran hukuman yang setimpal,” harap Gijul. (Benq/Red)
MEDIAEMPATLAWANG,Tebing Tinggi — Atasi kendala listrik di Empat Lawang, dalam hal ini Tebing Tinggi ibubKota Kabupaten, PT PLN (Persero) percepat pembangunan jaringan transmisi dan distribusi listrik.Senin(14/10/2024)
Perlu disampaikan, Dengan total panjang jaringan distribusi mencapai 70 K, PLN menjadikan peningkatan kualitas kelistrikan sebagai prioritas utama.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Adhi Herlambang, menekankan pentingnya kolaborasi antara PLN dan masyarakat.
“Kami terus memperkuat jaringan distribusi dan menyelesaikan pembangunan transmisi serta Gardu Induk agar pasokan listrik lebih stabil dan aman,” ujarnya.
Hal senada juga di tambahkan Manager PLN UP3 Lubuk Linggau, Hamdatul Rovikoh, menambahkan bahwa PLN fokus pada keandalan listrik sambil menyelesaikan pembangunan infrastruktur.
“Dukungan masyarakat sangat penting, terutama untuk menjaga jalur kabel dari tanaman produktif. Kami juga melakukan pemangkasan pohon di sekitar jaringan untuk mencegah gangguan,” jelasnya.
PLN telah melakukan berbagai upaya teknis, termasuk pembagian beban antara penyulang dan penggantian Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di daerah Jayaloka hingga Tebing Tinggi, yang kini mencapai progres 80%.
Untuk solusi jangka panjang, pembangunan infrastruktur transmisi dan gardu induk baru ditargetkan selesai pada akhir 2024.PLN juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan jaringan listrik dengan merawat tanaman produktif agar tetap berada dalam jarak aman Tiga meter dari saluran listrik.
PLN siap berdialog dengan warga untuk menemukan solusi terbaik dalam menjaga kelancaran pasokan listrik.Dengan komitmen dan kerjasama dari semua pihak, PLN berharap keandalan listrik di Tebing Tinggi dapat terus ditingkatkan di masa depan.(Qy/Red)
MEDIAEMPATLAWANG— Lagi-lagi Emak-Emak(Ras Terkuat Dibumi,red) lakukan aksi demo. Kali ini emak-emak gekar aksi buang buah busuk dihalaman Pemkab Empat Lawang. Hal itu ditenggarai akibat listrik di Tebing Tinggi khususnya sering byarpet (Mati Mendadak,red).Senin(14/10/2024).
“Kalau Sudah Begini Siapa Yang Salah,” ??
Selain itu juga nampak terlihat sebagian pendemo, juga Membawa sepanduk yang bertuliskan nota keberatan dan menuntut ganti rugi atas keriguan dan kerusakan alat elektronik. Akibat permasalahan listrik yang tak kunjung selesai di Empat Lawang ini.
Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, emak-emak emosi akibat permasalahan listrik byarpet yang tak kunjung selesai. Akibatnya banyak pembisnis buah dan usaha rumahan lainnya. Mengeluh dikarenakan buah mereka busuk. Sehingga mereka nerugi hingga ratusan juta rupiah. Selain itu juga ditambah dengan kerusakan alat elektronik yang rusak. Akhirnya makin banyaklah kerugian mereka.
“Ini pak akibatnya listrik mati idup-idup terus audah rugi ratusan juta, alat elektronik kami rusak pula,”ungkap salah satu pendemo yang berorasi dihalaman kantor Bupati Empat Lawang.
“Kerugian kami ni.Bukan lagi ratusan pak. Hingga milyaran. Siapa yang mau ganti,” cetusnya dengan nada lantang.
Selain itu juga tak jarang pendemo mengumpat. Mengapa permasalahan listrik di Tebing Tinggi, yang notabenenya ibu kota Kabupaten khususnya, Empat Lawang umumnya. Tak kunjung selesai.
“Kita heran kenapa masalah listrik ini tak kunjung selesai. Yang ada hanya janji-janji manis saja, dari pemerintah dan pihak PLN. Bahwa masalah ini segera diatasi, Selalu saja begitu,”Katanya.
Aksi emak-emak seperti diketahui juga laksanakan didepan Kantor PLN Tebing Tinggi.(Qy/Red)
MEDIAEMPATLAWANG—Gugatan Bacalon HBA dan Henny diterima majlis PTTUN Palembang.
“Alhamdulillah gugatan klien kita diterima majlis,”Kata Kuasa Hukum HBa dan Henny, Fahmi Nugroho. Senin.(14/10/2024).
Selanjutnya kata Fahmi, diagendakan sidang terhadap gugatan yang diajukan HBA-Henny di PT-TUN Palembang. Sidang dalam masa waktu untuk menyempurnakan gugatan yang diajukan. Karena ketentuannya Penggugat Diberikan waktu 3 hari untuk menyempurnakan gugatannya sejak digugatan diterima oleh PT-TUN, Sebagaimana diatur dalam Pasal 8 ayat (5) Perma 11 Tahun 2016 tentang tentang tata cara penyelesaian tata usaha negara pemilihan dan sengketa pelanggaran administrasi pemilihan.
“Gugatan sudah diterima oleh Majelis, sudah lengkap dan sudah benar. Sehingga telah memenuhi syarat formil dan materiil serta patut untuk diperiksa, diadili, dan diputuskan oleh PT-TUN,” jelasnya
Lebih lanjut Fahmi menuturkan Proses masih berjalan. Untuk berikutnya sidang dengan agenda pembacaan gugatan Penggiat, yg diagendakan Hari rabu tgl 16 Oktober 2024. Majelis Hakim Tinggi PT TUN Palembang akan segera memanggil Tergugat.
“Kita optimis, karena gugatan kita sudah lengkap dan tepat secara formil dan materiil, jadi kita juga yakin gugatan kita patut untuk dikabulkan,”tutupnya singkat (Qy/Red)