Milyaran Rupiah!!Gelontoran Dana Revitalisasi Dari Kemdikdas Milyaran Jalur Dana Revitalisasi. Jangan Sampai Jadi Ajang Korupsi

MEDIAEMPATLAWANG— Adanya anggaran Milyaran rupiah yang mengalir ke sebagian besar sekolah di Empat Lawang dari Kemendiknas untuk perbaikan infrastruktur sekolah. Membawa secercah harapan. Untuk perbaikan fasilitas sekolah.
Dijelaskan oleh Sekretariat Dewan nas Pendidikan Empat Lawang. Baihaqi, bahwasanya Revitalisasi sekolah itu dilakukan secara swakelola yang artinya pengelolaannya disekolah.Kemudian untuk tahun 2026. Jumlah Usulan yg sudah diverifikasi sementara dari Kemendikdas TK Tiga sekolah, SD 60 Sekolah, SMP 21 Sekolah, Yang sudah Berjalan Pekerjaan 1 TK dengan anggaran kurang lebih 130 jt. Kemudian ada Tiga  SD dengan anggaran kurang lebih 1,8 Milyar Rupiah. Untuk yang masih dalam proses PKS Kepsek dengan Kementerian Sekarang SMP dan Delapan SD besaran Anggaran belum diketahui. Dikarenakan Kepala Sekolah (Kasek) masih di Bimtek daru kementerian.
“Sekolah  yang kelola anggarannya tentu dengan RAB yang sudah di sepakati oleh Kasek. Perencana dan Kemendikdas, dan sekolah wajib buat tim Revit sekolah dengan melibatkan warga sekolah,”tegasnya ketika dikonfirmasi via ponsel melalui aplikasi WhatsApp oleh wartawan Media Empat Lawang.
Dilanjutkannya. Nantinya akan ada Pendampingan pada saat verifikasi dan validasi data usulan, monitoring pada saat pelaksanaan. Karena program Revitalisasi juga di dampingi oleh Fasilitator yang ditunjuk langsung oleh Kemendikdas
Menyoroti hal tersebut menurut pemerhati kebijakan publik Ferdinan Hamzah, adanya dana Revitalisasi milyaran untuk bangun insfratruktur sekolah mulai dari SD, SMP khususnya termasuk juga SMA. Adalah angin segar dan nyata untuk menghapus fakta bobroknya gedung sekolah. Maka dari itu harus digunakan dengan sebaik baiknya.
Menurutnya seluruh stakeholder atau instrumen pendidikan harus benar-benar menjadikan momentum ini sebagai upaya memajukan serta memperbaiki kekurangan pada insfratruktur sekolah. Jangan sampai nanti disalah artikan. Bahkan sampai dijadikan lahan “basah” untuk cari keuntungan. Maka dari itu pihak-pihak terkait harus ikut dan benar benar mengawasi. Jangan sampai ikut cawe-cawe cari keuntungan.
“Publik harus awasi gelontoran dana revitalisasi ini. Jangan sampai ada pihak-pihak yang berusaha serta mengakali dengan segala modus untuk mencari keuntungan. Bisa dikatakan. Jadi ladang Korupsi,” ungkapnya. (Bento/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.